Oleh: sijaribu | 30 September 2008

SUPAYA KAMU TAHU

Baca: 1 Yohanes 5:6-15



Daili siJaribu

Daili siJaribu

Semuanya ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu yang percaya kepada nama Anak Allah, tahu, bahwa kamu memiliki hidup yang kekal. —1 Yohanes 5:13



Bacaan Untuk Setahun: Yeremia 4—6, Amsal 1:1-7

 

 

Suatu hari, ketika Wim sedang di suatu tempat perbelanjaan di Belanda,ia terlibat dalam pembicaraan dengan seorang wanita yang menyatakan bahwa kita dapat masuk surga dengan melakukan perbuatan baik.

Usaha Wim untuk menjelaskan bahwa hanya karena karunia Allah saja kita “diselamatkan oleh iman” (Ef. 2:8) memunculkan senyuman wanita itu sambil ia mengulang lagi pernyataannya dengan penuh keyakinan: “dan . . . dengan berbuat baik.” Kemudian seorang wanita lain berkata, “Anda boleh berharap bahwa Anda akan masuk surga, tetapi Anda tidak dapat memastikan hal itu.” Penegasan Wim bahwa ia memiliki kepastian akan hal itu ditanggapi dengan gerutuan, “Tak seorang pun mengetahuinya dengan pasti.”

Lalu Wim memperlihatkan kepada wanita itu apa yang tertulis di 1 Yohanes 5:11-13. Ia menjelaskan: “Perhatikan, di ayat 13 tidak tertulis kata berharap, tetapi kata tahu.” Belum juga yakin, wanita itu berkata, “Sama seperti Anda, pendeta saya berkata bahwa kita harus memiliki iman, tetapi sesungguhnya Anda tidak akan pernah tahu apakah diri Anda sudah cukup baik. Anda mungkin berpikir bahwa Anda sudah cukup baik, tetapi siapa yang dapat memastikannya?”

Bagi sebagian orang, keyakinan Wim mungkin terlihat luar biasa. Namun, ia mendasarkan perkataannya atas pernyataan: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah itu bukan hasil pekerjaanmu” (Ef. 2:8-9).

Ini benar. Kita tidak akan menjadi cukup baik. Kita tidak akan pernah bisa melakukan cukup kebaikan. Namun, kita bisa yakin akan masuk surga, jika kita percaya saja kepada Tuhan (Kis. 16:31). —CHK

Kita tidak dapat mengusahakan sendiri jalan menuju surga
Melalui perkataan atau perbuatan atau sesuatu yang bernilai;
Tetapi jika kita percaya kepada Kristus untuk menyelamatkan kita,
Kita akan menikmati lahir baru. —
Branon

Kita diselamatkan oleh anugerah Allah, bukan oleh usaha kita—oleh kematian Kristus, bukan oleh perbuatan kita.

http://www.rbcintl.org/odb/id-odbtxt.php?lang=id


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: