Oleh: sijaribu | 26 September 2008

Suami Diam Soal Seks

sekSi Jaribu

sekSi Jaribu

Halo dr Boyke …
Saya seorang ibu rumah tangga dengan dua anak. Usia pernikahan saya (36 tahun) dengan suami (41 tahun) sudah berjalan 7 tahun. Terus terang, saya termasuk wanita yang beruntung mempunyai suami yang setia dan cukup concern dan peduliterhadap keluarga. Bukan itu saja, suami saya juga tergolong tipe pria yang tidak egois dalam segala hal, termasuk dalam berhubungan intim.

 

Maka, setiap kali kami melakukan hubungan badan, saya selalu merasa puas. Celakanya, sampai saat ini saya tak pernah mengetahui apakah suami saya juga terpuaskan. Sehabis melakukan hubungan intim, suami memang saya selalu bersikap baik dan tetap menunjukkan kesetiaan dan kasih sayang, namun dengan roman muka yang biasa-biasa saja. Suami saya memang bertampang cuek dan acuh.

Sebagai seorang istri yang selalu merasakan kebahagiaan luar biasa, tentu saya juga sangat menginginkan pasangan juga berbahagia. Sebaiknya bagaimana sih dok, membahagiakan suami di ranjang itu? Saya merasa telah banyak menerima kebahagiaan, tetapi merasa kurang memberikan kebahagiaan pada suami, khususnya ketika melakukan making love di atas ranjang. Mohon petunjuknya, ya dok!

Susianti
Rawamangun, Jakarta Timur

Jawab:
Menjadi kewajiban pasangan istri untuk dapat saling membahagiakan pasangannya. Selama 7 tahun Anda merasa berbahagia karena ia tidak egois, nampaknya Anda selalu mencapai orgasme dalam setiap hubungan seks, dan ini memang suatu keberuntungan.

Namun, rasanya Anda masih penasaran apakah juga berbahagia. Saya kira, merupakan hal yang wajar jika setelah berhubungan seks, kita bertanya pada pasangan, apakah ia merasa puas atau tidak. Meskipun wajah suami ibu cuek-cuek saja, tapi saya yakin dia juga berbahagia karena bisa membuat ibu orgasme.

Pada pria, setiap kali ia mengalami ejakulasi, ia pun mengalami orgasme. Jadi dia pun tentunya puas setelah melakukan hubungan seks. Untuk lebih membahagiakan, coba lakukan tekhnik dan variasi seks yang baru, sehingga suami lebih senang lagi. Sumber: www.suarakarya.online


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: