Oleh: sijaribu | 26 September 2008

PERKARA-PERKARA YANG DI ATAS

Baca: Kolose 3:1-13



Daily siJaribu

Daily siJaribu

Carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah. —Kolose 3:1



Bacaan Untuk Setahun: Yesaya 64—66, Amsal 30:21-33

 

 

Melangkah keluar rumah dan menatap langit di malam yang penuh bintang selalu menolong menenangkan jiwa saya setelah menjalani satu hari yang penuh denganmasalah. Ketika mengamati langit malam, saya melupakan, setidaknya untuk sejenak, kekhawatiran hidup di dunia.

Ribuan tahun yang lalu, seorang pengarang lagu yang produktif di zaman Israel kuno menulis sebuah puisi yang kebenaran isinya masih dapat dirasakan sampai sekarang: “Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?” (Mzm. 8:4-5).

Ketika kita berusaha membayangkan luasnya langit ciptaan Allah, semua masalah kita tampaknya menjadi sepele. Namun, Allah tidak berpikir demikian! Dengan seluruh galaksi yang harus diurus-Nya, Allah tetap memerhatikan kita. Kita tidak hanya ada di benak-Nya, tetapi Dia juga memelihara kita.

Tidak heran jika rasul Paulus menasihatkan mereka yang baru percaya untuk memikirkan perkara yang di atas (Kol. 3:2). Dengan melakukannya, kita menempatkan pikiran-pikiran kita melampaui segala permasalahan duniawi. Sebaliknya, kita dapat memusatkan perhatian pada Bapa Sorgawi kita yang Mahakasih, yang menghendaki kita untuk mengenal diri-Nya, memahami cara hidup dalam damai dengan sesama, dan tahu bagaimana kita dapat hidup kekal bersama-Nya di tempat yang jauh lebih indah daripada langit di atas kita.

“Langit menceritakan kemuliaan Allah” (Mzm. 19:1). Mari bersamasama seluruh ciptaan-Nya menaikkan pujian bagi-Nya. —JAL

Pujilah Tuhan dan nyanyikanlah pujian bagi-Nya,
Pujilah Tuhan saat ini, Oh, jiwaku;
Bersama pujian yang dilantunkan seluruh surga,
Kiranya bergema dengan nyaringnya! —Peterson

Karena Allah telah memberi kita segala sesuatu, kita berutang seluruh ucapan syukur kita kepada-Nya.

Sumber: http://www.rbcintl.org/odb/id-odbtxt.php?lang=id


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: