Oleh: sijaribu | 21 September 2008

SEORANG PELAJAR

Baca: Lukas 2:46-52; Yesaya 50:4-6



Daily siJaribu

Daily siJaribu

Mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka. —Lukas 2:46



Bacaan Untuk Setahun: Yesaya 49—51, Amsal 28:15-28

 

 

Baru-baru ini, seorang sahabat bercerita pada saya tentang seorang ibu yang berusaha menjelaskan kematian ayahnya pada putrinya yang masih berusia 4 tahun. Gadis kecil itu bertanya di manakah si kakek. “Saya yakin ia di surga,” jawab ibunya, “karena ia sangat baik.” Gadis kecil itu menjawab dengan sedih, “Rasanya aku tidak akan masuk surga.” “Mengapa tidak?” ibunya bertanya dengan terkejut. “Karena aku tidak terlalu baik.”

Kisah itu membuat saya sedih, sama seperti kesedihan saya ketika mendengar orang lain yang percaya bahwa mereka harus menjadi sangat baik untuk bisa masuk surga, terutama karena kita semua mengetahui jauh di lubuk hati ini bahwa kita sesungguhnya tidak baik sama sekali.

Mungkin sama seperti gadis kecil itu, Anda berpikir mengenai dosa-dosa Anda dan bertanya, “Apa yang harus saya lakukan agar masuk surga?” Jawabannya telah diberikan:Yesus, oleh kematian-Nya, telah membayar lunas upah dosa Anda, tidak peduli betapa kotor, buruk, atau memalukannya dosa itu. Keselamatan diberikan kepada Anda dengan cuma-cuma.

Allah berjanji, “Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba” (Yes. 1:18). John Donne menulis:

Basuhlah dirimu dalam darah Kristus, yang berkuasa untuk itu,
Darah-Nya yang merah membasuh jiwa yang merah menjadi putih.

Tidak seorang pun cukup baik untuk masuk surga. Hidup kekal adalah anugerah. Terimalah Yesus dengan iman. —DHR

Kebenaran Kristus yang sempurna
Adalah cuma-cuma untuk semua orang,
Tetapi kita harus menerima anugerah itu dengan iman
Dan percaya kepada Putra Allah yang mulia. —D. De Haan

Tiada orang yang cukup baik untuk menyelamatkan dirinya sendiri; tiada yang terlalu buruk untuk Allah selamatkan.

sumber: http://www.rbcintl.org/odb/id-odbtxt.php?lang=id


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: