Oleh: sijaribu | 17 September 2008

DIA ADA DI SETIAP WAKTU

Daily siJaribu

Daily siJaribu

Baca: Yesaya 45:18-25


Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! —Yesaya 45:19


Bacaan Untuk Setahun: Yesaya 43—45, Amsal 27:15-27

 

 

 

Saya tidak akan pernah melupakan satu pengalaman yang membuat saya frustrasi. Pada suatu subuh, saya pergi ke Union Station di Chicago untuk menjemput seorang kerabat berusia lanjut yang datang dengan naik kereta api. Setiba di stasiun,ia tidak berada di tempat yang saya pikir ia berada. Dengan penuh kecemasan, saya menjelajahi stasiun itu dengan teliti—tapi hasilnya sia-sia saja. Karena mengira bahwa ia telah ketinggalan kereta, saya pun bersiap untuk pergi, sambil melirik ke arah lorong yang menuju ke tempat pengambilan barang bawaan. Ternyata ia ada di tempat itu dengan barang bawaan di dekat kakinya, sedang menanti kedatangan saya dengan sabarnya. Ia telah menunggu di tempat itu selama waktu saya mencarinya. Saya bertambah malu karena mengetahui bahwa ia memang berada di tempat di mana ia seharusnya berada.

Demikian juga dengan Allah. Dia ada di tempat-Nya dan menanti kita dengan sabar. Dia memberi jaminan kepada kita, “Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia!” (Yes. 45:19). Jika demikian, mengapa kita sering mengalami kesulitan ketika mencari-Nya? Mungkin karena kita mencari diri-Nya di tempat-tempat yang keliru.

Anda akan menemukan Allah di tempat Dia seharusnya berada—di dalam firman-Nya, dalam doa, dan dalam suara Roh Kudus yang hidup di dalam diri Anda. Allah yang berkata, “Carilah, maka kamu akan mendapat” (Mat. 7:7) juga berjanji bahwa “Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia” (Ibr. 11:6). Jadi, Anda dapat bersukacita karena Allah ada di tempat Dia seharusnya berada, dan Dia sedang menanti Anda sekarang juga. —JMS

Tuhan dekat dengan semua orang yang berseru kepada-Nya;
Ia berjanji dalam firman-Nya yang kudus
Bahwa jika kita mendekat kepada-Nya
Jeritan hati kita yang terlirih pun akan didengar-Nya. —Hess

Apakah kita telah mencari Allah di tempat-tempat yang keliru?

sumber : http://www.rbcintl.org/odb/id-odbtxt.php?lang=id


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: