Oleh: sijaribu | 4 September 2008

kelebihan kolesterol dipicu gaya hidup

Kelebihan kolesterol adalah kenyataan yang dapat memicu terjadinya banyak penyakit. Bahkan tidak dapat dipungkiri, masalah yang satu ini menduduki peringkat yang cukup tinggi dan penyebab kematian seseorang. Meningkatnya kolesterol dalam darah memicupenyempitan atau penyumbatan pembuluh darah di otak, penyempitan pada pembuluh darah di jantung atau mycardial infarction, ataupun mungkin juga penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah di sekitar kaki.

Yang perlu anda ketahui, penyakit kelebihan kolesterol memang berkaitan erat dengan perubahan gaya hidup seseorang. Berkurangnya aktivitas fisik, di mana masyarakat sekarang lebih suka kemana-mana naik motor atau mobil, ritme kerja di kantor yang lebih mengandalkan kerja otak ketimbang fisik, pola makan yang lebih banyak mengonsumsi makanan yang kelebihan kalori dan protein tinggi. Seperti fried chicken, hamburger, pizza, lasagna, ice cream dan aneka cake, jarang berolahraga, kelebihan berat badan (overweight) dan kebiasaan merokok adalah faktor-faktor penyebab konsekuensi kadar kolesterol atau kadar lemak di dalam darah akan meningkat. Bisa saja yang meningkat itu adalah kolesterol total, LDL kolesterol atau trigserida di dalam darah dengan segala akibatnya.

Makanya jangan heran bila penyakit yang satu ini sangat akrab bagi kalangan menengah ke atas termasuk di dalamnya kalangan eksekutif. Gaya hidup seperti di atas memang dimaksudkan agar lebih praktis dan juga tanpa menutupi maksud mereka untuk menunjukkan status simbol yang lebih suka memilih makan di restoran yang menyediakan hidangan dengan kadar lemak tinggi. Kebiasaan mengonsumsi hidangan yang bahan utamanya dari sayur-sayuran seperti gado-gado, keredok, pecel dan sayur asem serta makan buah-buahan kini sudah semakin terpinggirkan.

Perlu diketahui secara harfiah kolesterol terbagi menjadi dua yaitu jahat dan baik. Yang tergolong sebagai kolesterol baik adalah HDL kolesterol karena dapat mudah larut dalam darah. Sedangkan LDL kolesterol dan tri-gliserida bisa disebut kolesterol jahat karena sangat mudah mengendap di dalam pembuluh darah yang disebut deposit lemak.

Penimbunan inilah yang akhirnya mengakibatkan pembuluh darah yang tadinya lentur dan elastis menjadi kaku. Inilah yang disebut dengan aterosklorosis yakni pengerasan pembuluh darah sehingga kelenturan dan elastisitasnya berkurang. Begitu juga deposit lemak dan deposit zat-zat kapur di dinding pembuluh darah akan mengeras juga. Akibatnya lubang pembuluh darah (lumen) akan semakin sempit, kaku dan mudah retak.

Kenyataan inilah yang akhirnya menyebabkan meningkatnya angka kesakitan untuk terjadinya penyumbatan atau pendarahan pada otak yang akrab dengan istilah stroke haemorghie. Atau bisa juga menyebabkan peningkatan kesakitan terhadap adanya penyempitan darah di jantung (myocardial infarction) atau mungkin juga penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah di kaki.

Lelaki dan perempuan punya kemungkinan yang sama untuk bisa terjangkit penyakit tersebut. Namun tingkat kesakitannya akan beda seperti pada penderita penyempitan pembuluh darah di jantung dan pendarahan karena terjadinya stroke, lebih sering terjadi pada lelaki. Menurut penelitian perbedaan ini karena adanya perlindungan hormon estrogen pada perempuan yang belum mencapai menopause. Namun bila homon ini berkurang, perempuan mempunyai risiko yang sama dengan lelaki.

Untuk mengetahui secara dini maka dianjurkan agar paling sedikit lima tahun sekali bagi orang dewasa sejak usia 20 tahun untuk rutin memeriksakannya ke dokter. Hal lain, dianjurkan untuk kembali mengatur pola makan dengan komposisi yang seimbang antara kadar lemak, karbohidrat, protein, mineral, vitamin dan air. Ini harus didesain agar kebutuhannya sesuai dengan output kalori anda sehingga tidak berlebihan. Bila ternyata lebih maka anda termasuk dalam daftar orang yang rentan sekali dengan berbagai penyakit yang ditimbulkan dari kelebihan kolesterol.

Anda juga harus lebih banyak mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Terapkan juga menu empat sehat dan lima sempurna dengan komposisi yang tidak berlebih. Yang harus dijalankan adalah jangan lupa untuk rutin berolahraga dan jalan kaki merupakan olahraga paling praktis yang bisa dilakukan. Untuk orang yang usianya di atas 40 tahun, sebaiknya jalan kaki sejauh enam kilometer tiga kali seminggu. Namun bila anda sudah termasuk dalam jajaran orang yang punya kelebihan kolesterol sebaiknya anda melakukan diet dan tentunya dengan komposisi yang dianjurkan dokter.

sumber: www.resep.web.id/    

si Jaribu

si Jaribu

 


Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: